masukkan script iklan disini
Oase Shubuh:
Salah satu prinsip yang harus ditegakkan dalam keluarga adalah rizki yang kita peroleh untuk keluarga rizki yang halal.
Yang sering terjadi rumitnya dalam keluarga itu adalah makanan yang diperoleh untuk keluarga masih banyak kotornya, masih dipertanyakan kehalalannya,
Rizki menurut kamus berasal dari kata Rozaqo yang berarti memberi.
Jadi rizki dapat diartikan sebagai pemberian yaitu pemberian الله kepada hambaNya untuk memenuhi kebutuhannya.
Definisi halal adalah mubah atau boleh, jadi yang dimaksud dengan rizki yang halal adalah bagaimana kita mendapat apa yang kita makan, minum, pakai dan semua kebutuhan kita melalui jalan yang dibolehkan الله dan diridhoinya.
Ayat2 yang menyuruh kita mencari rizki yang halal antara lain: QS Al-Baqoroh :168, Al-Maidah : 88, Al-Baqoroh : 172.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم besabda : “Wahai sa’id jadikan makanan dan minuman mu yang baik lagi halal niscaya diterima permintaanmu”
(HR. Ibnu Mardawaih),
Mengapa kita disuruh mencari rizki yang halal? Supaya mendapat keberkahan dalam hidup kita. Sehingga apa yang kita makan, minum, pakai diberkahi الله
Kalau semuanya di berkahi maka kita akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Karena tujuan hidup seorang muslim tidak hanya bahagia di dunia tetapi juga bahagia di akhirat.
Inilah yang membedakan kita dengan umat yang lain.
Contoh rezeki yang diberkahi adalah berapa pun rezeki yang kita terima banyak ataupun sedikit kita merasa puas dan bisa mensyukurinya. Maka dari sisi ini akan dilahirkan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhriat kelak,
Jadi gak mengapa jika rezki kita banyak yang penting halal.
Jangan udah dapatnya sedikit, gak halal pula. (**)